Mencari pengobatan patah hati, terdengar tidaklah lucu. Tetapi anda bisa
menghindari terlibat dalam ketakutan patah hati hanya dengan membutuhkan
hal-hal biasa. Jangan takut terlibat, tetaplah pijakkan kaki di tanah
dan gunakan hal biasa berikut sebagai petunjuk mencintai tanpa takut
disakiti.

Mengetahui dimana anda berdiri :
Jika anda tidak mengetahui dimana berdiri dalam suatu hubungan, ini akan
mendorong anda menjadi orang aneh. Anda akan mulai meragukan diri
sendiri dan ketakutan akan merusak hubungan. Mulai membaca situasi dan
jadilah diri sendiri.

Jangan mempermainkan :
Tak seorangpun senang tertekan secara psikologi sehingga cobalah jangan
mempermainkkan hubungan. Ini adalah suatu cara meyakinkan untuk memiliki
hubungan baik. Jika anda berpikir untuk mempermainkan, anda tidak dapat
memiliki hormat apapaun dari seseorang sehingga untuk apa anda
memikirkan hubungan kalau hanya untuk dipermainkan?

Jujur dan apa adanya :
Jujur tentang segala hal dan mengharapkan hal yang sama dari pasangan
adalah poin dari sebuah hubungan. Jika anda mengatahui berbohong terus
menerus, berhentilah mencari-cari alasan. Jika terasa sulit untuk
berpisah dengan seseorang yang anda sayangi, lebih baik sakit hati
sekarang dari pada kemudian karena mereka tidak benar-benar menyayangi
anda dan tidak jujur pada waktu yang sama. Dalam jangka panjang,
kebohongan akan menghancurkan suatu hubungan.

Mencari kesempatan kedua bila diperlukan :
Jika anda mengetahui orang tersebut tidak cocok bagi anda, berhenti
menemui mereka terkecuali anda memberikan mereka kesempatan untuk
berubah. Anda boleh memberikannya waku dan membantu apa yang ia lakukan
itu tidak tepat. Tetapi jika kemudian tidak menunjukkan perubahan, sudah
tentu anda tidak ingin bertahan tanpa ada perubahan.

Hubungan adalah kesepakatan 50/50 :
Tak seorangpun yang selalu berada dalam kesalahan. Suatu hubungan dapat
berjalan dengan baik tergantung pada kedua orang tersebut dan saling
berbagi tanggung jawab setengah-setengah. Jika anda menemukan lebih
banyak menginvestasikan dalam suatu hubungan dibanding pasangan anda,
lebih bijak untuk memperhatikan hubungan tersebut.

Jangan takut untuk berpisah sekarang. Ini menyangkut soal hati, jangan
ijinkan seseorang memisahkan dengan ijin anda.

Jika cinta menyerupai air pada beberapa tabiat dasarnya, maka sifat utama air yang melekat padanya adalah fakta bahwa air adalah sumber kehidupan. Jika cinta adalah gagasan tentang bagaimana menciptakan kehidupan yang lebih baik, dan tindakan utamanya adalah memberi untuk menumbuhkan, maka kekuatan pesona utama, seorang pencinta adalah aura kehidupan yang memancar dari dalam dirinya.
Aura kehidupan. Ya, aura kehidupan. Ia membuat orang – orang disekelilingnya merasakan denyut nadi kehidupan, merasakan hamparan keindahan hidup, merasakan alasan tentang mengapa mereka hidup dan harus melanjutkan hidup, merasakan alasan untuk bertumbuh demi merakit pemaknaan tiada henti terhadap kehidupan. Ia, intinya membuat orang – orang di sekeliling merasa hidup. Sebab ia menebar benih kehidupan di ladang hati mereka.

Aura kehidupan.Ya, aura kehidupan. Sebab ia hidup. Dan hidup itu nyata pada setiap jengkal tubuhnya, pada setiap detak jantungnya, pada setiap hembusan nafasnya, pada setiap langkah kakinya, pada setiap uluran tangannya, pada setiap kedipan matanya, pada setiap kata dan suaranya. Gagasannya seluruhnya adalah tentang kehidupan yang lebih baik. Niatnya seluruhnya adalah penumbuhan yang membuat hidup lebih baik.
Aura kehidupan. Ya, aura kehidupan. Sebab ia memiliki dan menggabung tiga pesona utama para pencinta : pesona raga, pesona jiwa, pesona ruh. Ketiga pesona tersebut terbingkai rapih pada sebuah “akal besar“ yang menerangi kehidupannya dan kehidupan orang – orang disekitarnya.

Maka mendekat – dekatlah padanya, niscaya engkau kan merasakan betapa air kehidupan serasa mengalir pada setiap sudut jiwa dan ragamu. Maka tataplah matanya, niscaya engkau kan merasakan gairah kehidupan yang memberimu semangat baru untuk terus hidup, terus melanjutkan hidup. Maka dengarkanlah kata – katanya, maka engakau kan merasakan betapa engkau layak dan pantas mendapat kehidupan yang berkualitas, kehidupan yang lebih baik. Dan jika tuhan mengijinkan engkau merasakan sentuhannya, niscaya engkau kan merasakan betapa air kehidupan mendidih dalam tubuhnya. Dan jika Tuhan memperkenankanmu hidup berlama – lama dengannya, niscaya engkau kan merasakan betapa perlindungan dan penumbuhannya membuatmu terengkuh dalam rasa aman dan nyaman.

Engkau bahkan tidak pernah begitu yakin tentang pesona apa yang pertama kali menawanmu. Apakah kulit hitam yang tidak dapat menyembunyikan cahaya matanya? atau ketegasan sikap yang tidak dapat merahasiakan kebajikan hatinya? Atau kelembutan bawaan yang tidak sanggup menutup – nutupi keberaniannya? Atau diam panjang yang tidak mampu menghalangi ilmu dan wawasannya? Atau badan kurus yang dijelaskan oleh puasa dan pengendalian dirinya? Atau? Tidak! Semua tampak menyatu dalam dirinya: ruhnya yang halus, jiwanya yang lembut, terbungkus dalam raganya yang kokoh, terangkai dalam perilaku yang terbimbing akal besarnya. Tapi itu semua ada dalam dirinya. Dan ketika Ia keluar, ia hanya memancarkan satu hal: aura kehidupan. Dan itulah yang engakau rasakan dan yang mungkin sekali tidak engkau ketahui asal muasal dak akarnya dalam dirinya. Dia bukan nabi yang tak mungkin salah. Dia hanya sebuah tekad perbaikan berkesinambungan yang tak henti – henti. Dan itulah aura kehidupan: gairah yang tidak pernah selesai.

hidup terlalu singkat untuk kita berpikir statis. terkadang manusia dihadapkan pada kenyataan bahwa yang dihadapinya sekarang adalah masalah yang amat kompleks. mulai dari mencukupi kebutuhan sendiri, problematika dalam keluarga, ataupun konflik2 kecil yang terjadi di antara kita dan orang2 di tempat kita beraktivitas, baik sekolah maupun kantor. tetapi itu semua hanyalah pemandangan rutin yang kita jalani setiap hari. yang terpenting bukan bagaimana kita menyelesaikan masalah secepatnya, namun memaknai masalah yang kita hadapi dengan sikap dan akhlak yang terbaik dari diri kita. seperti ketika berjalan menyusuri hutan. jika kita berjalan hanya untuk sekedar untuk tahu dan segera menuju tempat peristirahatan, yang kita rasakan tidak jauh berbeda dengan menuju tempat kita bekerja. akan tetapi jika di dalam perjalanan tersebut kita menyempatkan diri sejenak untuk berhenti dan menghirup udara segar, menikmati pemandangan sepuasnya, melewati jalanan setapak yang penuh ranting dan tanaman liar dengan hati ringan, maka saat mencapai tempat peristirahatan kita akan merasa puas dengan perjalanan tadi. seperti itulah hidup yang sesungguhnya, mengambil hikmah dari setiap peristiwa dan memaknai hal2 kecil yang terjadi di lingkungan sekitar akan menjadikan diri kita manusia yang benar2 mengerti arti dari sebuah kehidupan. karena sesungguhnya kehidupanlah yang diciptakan untuk manusia, bukan sebaliknya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.